Mamuju (ANTARA News) - Terminal Regional yang dibangun di Simbuang, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, terlantar dan belum dimanfaatkan.
Pemantauan di Mamuju, Jumat, terminal regional yang dibangun Pemerintah melalui dana APBN tampak terlantar dan belum dimanfaatkan.
Proyek yang menggunakan dana APBN 2010 hingga mencapai miliaran rupiah itu tampak belum rampung pembangunannya dikerjakan kontraktor pelaksananya, padahal masa penggunaan anggaran proyek itu sudah habis.
Terminal berstatus Tipe A yang dibangun berdekatan dengan lokasi terminal regional Pemerintah di Kabupaten Mamuju tersebut, sebagian pelatarannya belum rampung sehingga tampak tidak layak untuk dioperasikan.
Ketua Laskar Anti Korupsi Provinsi Sulbar, Muslim Fatillah Azis mengatakan, pekerjaan pembangunan proyek Tipe A regional Sulbar tersebut seharusnya telah dirampungkan pembangunannya untuk segera dioperasikan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.
Namun sayangnya kata dia, pekerjaan pembangunan proyek terminal yang sudah dikerjakan sejak tahun lalu itu dengan menggunakan anggaran APBN ternyata belum rampung untuk dimanfaatkan masyarakat yang sudah sangat membutuhkan.
Oleh karena itu, berbagai kalangan mempertanyakan proyek tersebut, karena mencurigakan akibat tidak diselesaikan tepat waktu hingga masa penggunaan anggarannya habis.
"Ada apa dengan pekerjaan proyek terminal regional Sulbar sehingga pembangunannya tidak rampung, ini sangat mencurigakan padahal masa penggunaan anggaran proyek tersebut sudah habis, jangan sampai pekerjaan proyek itu hanya menghamburkan anggaran saja," katanya.
Oleh karena itu, ia meminta agar aparat Kejaksaan Negeri Mamuju segera menyelidiki proyek tersebut karena tidak rampung pembangunannya, jangan sampai terjadi kerugian negara di dalamnya.
Kepala Bidang Darat Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi Provinsi Sulbar, Anton yang dimintai tanggapannya mengenai belum rampungnya proyek tersebut tidak bersedia memberikan komentar atas pekerjaan terminal regional itu.
"Silahkan tanya saja petugas satuan kerja yang menangani proyek terminal tersebut, karena saya sendiri tidak tahu mengenai pembangunan proyek itu," katanya. (T.KR-MFH/F003)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar